Mahasiswa yang berkepimpinan

Mahasiswa tidak sekadar peserta didik yang duduk di bangku perguruan tinggi dan tidak

hanya mengikuti syarat administrasi mahasiswa saja akan tetapi seorang mahasiswa juga

memiliki peran dan sumbangsih dalam meningkatkan sumber daya manusia. Peran

mahasiswa dalam meningkatkan sumber daya tentunya tidak dapat diperoleh dengan begitu

saja tanpa harus melalui serangkaian pembelajaran dan pengalaman. Hal itu bisa di dapat baik

di dalam kampus maupun diluar kampus. Kemampuan intelektual yang didapat dibangku

kuliah menjadi salah satu syarat pengembangan sumber daya manusia walau diperlukan

banyak hal lainnya. Seperti pengembangan diri melalui aktivitas- aktivitas kampus dan luar

kampus . Berbaur dengan berbagai kelompok , berdiskusi serta berupaya mencapai tujuan

bersama terkait pemberdayaan diri sendiri maupun orang lain menjadi sesuatu yang harus

mulai dibiasakan ketika sudah menyandang status kemahasiswaan. Dalam kesehariannya

mahasiswa sangat dekat sekali dengan kepemimpinan bahkan tanpa sadar mahasiswa sudah

mulai memimpin dan menjadi yang dipimpin bahkan dengan kepemimpinannya masingmasing guna meningkatkan sumber daya manusia.

Masalah terbesar yang dirasakan saat ini adalah mahasiswa kurang memiliki loyalitas

terhadap organisasi yang digelutinya, sehingga mahasiswa tidak dapat memanfaatkannya

secara maksimal. Tidak hanya organisasi mahasiswa yang harus memiliki loyalitas, tetapi

juga dalam perkuliahan mahasiswa juga harus memiliki loyalitas, menuntut ilmu lebih, dan

benar-benar mendapatkan apa yang diinginkannya. Pentingnya tetap setia pada kehidupan

kita sangat penting bagi siswa kita yang ingin berusaha menjadi siswa yang baik, baik di

perguruan tinggi maupun dalam organisasi. Sebagai mahasiswa, kita memiliki peran penting

untuk dimainkan di negara ini dan masa depan negara kita karena kita tidak dapat dipisahkan

dari peran kita sebagai agen perubahan, kontrol sosial dan stok baja. Sebagai mahasiswa, kita

harus menyadari bahwa peran terbesar kita adalah ketika kita kembali ke masyarakat, di mana

kemampuan kita benar-benar diuji. Jadi, sebagai mahasiswa, kita harus benar-benar

menyadari bahwa loyalitas itu penting dalam segala hal yang kita lakukan, baik dalam

perkuliahan maupun dalam berorganisasi.

Dalam berkepemimpinan mahasiswa juga harus berintegritas tinggi. Integritas adalah suatu

bentuk kejujuran yang diimplementasikan secara nyata dalam tindakan sehari-hari. Nilai-nilai

integritas sangat penting untuk diterapkan dalam sebuah organisasi atau perusahaan, agar

semua orang di dalamnya bisa saling percaya dan pada akhirnya bisa lebih cepat untuk

mencapai tujuan bersama. Jika nilai-nilai integritas tidak dijalankan, maka kerjasama tim

yang dilakukan akan menjadi lebih sulit akibat tidak terbangunnya kepercayaan yang

komprehensif diantara mereka.

Sebagai mahasiswa yang baik, tak lupa juga harus untuk menjadi kepribadian yang adaptif.

sebagai mahasiswa harus bisa bersosialisasi satu sama lain untuk menjalin relasi yang cukup

dan bisa beradaptasi terhadap lingkungan sekitar. Kemampuan yang diperlukan ketika

memasuki lingkungan baru adalah kemampuan adaptasi yang baik. Disini, kalian wajib memahami situasi dan kondisi tempat kalian akan menimba ilmu sehingga kalian tidak salah

dalam bertindak, mengambil keputusan, dan bergaul.

Jadi mahasiswa yang ingin menjadi kepemimpinan yang bisa menjadi contoh ialah harus

menanamkan jiwa loyalitas, berintegritas, dan menjadi mahasiswa yang adaptif. Dengan

begitu mahasiswa akan menjadi kepemimpinan yang layak dalam memimpin sebuah

organisasi atau sebagainya.

Komentar